Cerita Usus Buntu

Assalamualaikum semua,

Kali ini saya mau posting salah satu pengalaman berharga dalam hidup saya, semoga postingan kali ini bermanfaat untuk pribadi saya  dan juga para pembaca sekalian.

Cerita ini berawal dari selasa sore, hari dimana saya kebagian shift kerja malam. Sore itu saya merasakan sakit perut sedikit, pikir saya karena tadi siang saya makan sambal yang pedas dan juga jeruk bali yang lumayan asam, saya pun meminta ponakan untuk mebelikan obat herbal untuk gas dan asam lambung dan juga minum paracetamol 500mg untuk menahan rasa nyeri di perut saya, kemudian selesai maghrib saya berangkat ke kantor dengan kereta, selama perjalanan perut masih sakit, namun entah kenapa sepertinya obat penahan nyerinya seperti tidak bereaksi, sesampainya di kantor saya baru bekerja sebentar untuk memulai proses end of day, namun perut makin melilit, padahal sebelumnya saya juga sudah membeli obat asam lambung di apotik dekat kantor.

Malam hari perut saya bertambah melilit, rasa melilitnya terasa di semua bagian perut, kemudian di barengi dengan rasa mual dan muntah, BAB saya seperti biasa tidak cair, semalaman saya bukannya kerja tapi malah menahan sakit, temen satu shift ( Mas Suryo dan Mas Budi ) mencoba membantu sembari mereka kerja.

Pagi hari saya langsung pulang ke rumah dan istirahat sebentar, kemudian siang hari saya  klinik 24 jam dekat rumah, setelah menceritakan gejala yang saya alami, dokter memeriksa perut saya dengan menekan bagian perut saya, saat di bagian kanan bawah yang di tekan saya merasakan sakit, kemudian dokter menanyakan riwayat makan saya dan ada tidaknya riwayat maag, hasil analisa nya ada 2 kemungkinan, antara usus buntu atau maag, FYI sakit maag dan usus buntu memang hapir sama gejalanya, namun menurut dokter kalau sakit maag itu sakitnya di antara dada bagian bawah sedangkan usus buntu sakit di bagian kanan bawah perut, pulang dari klinik saya diberi obat untuk asam lambung, antibiotic, obat mual dan obat penahan nyeri. Setelah minum obat itu saya tidak merasakan perubahan, malah semakin sakit di perut saya, selepas maghrib saat kaka saya pulang kerja, saya langsung di antar kaka ke rumah sakit Tria Dipa.

Masuk ke poli umum dan saya mulai menceritakan keluhan saya dan tidak ber efeknya obat asam lambing yang saya minum, kemudian dokter pun curiga saya usus buntu atau infeksi saluran kemih, saya test darah dan urine, setelah dokter melihat hasilnya leukosit saya 16000/mm dan dari hasil lab itu di simpulkan saya terkena usus buntu, kagetnya pak dokter langsung menanyakan kapan terakhir kali makan, kebetulan saya makan terakhir kali jam 5:30 an, dan dokter langsung menyuruh saya untuk masuk ruang perawatan dan akan di operasi malam itu juga, waduh dalam hati saya bergumam untung langsung ke rumah sakit, jadi tepat penanganannya, FYI saya sudah beberapa kali dalam 1 tahun belakangan ini mengalami nyeri di perut, namun hasil diagnosanya selalu asam lambung dan memang sembuh setelah minum obat, saya curiga radang usus buntu saya sudah cukup lama.

Setelah Kaka saya mengurus segala macam administasi, kebetulan perawatan saya di tanggung kantor, Alhamdulillah, kaka saya pulang untuk mengambil keperluan saya selama opname dan juga memberi info ke keluarga di rumah, Waktu menunjukan pukul 10 malam, saya sudah terbaring di kasur kamar 310 lantai 3, dengan infuse di tangan, saya dalam keadaan puasa dan tetap merasakan nyeri, kebetulan pasien satu ruangan saya juga baru selesai operasi usus buntu, 3 hari lalu, dan saya pun banyak mendapat cerita dari dia, lumayan mengerikan juga ceritanya hahaha. Ahhhh pikir saya masa bodo, yang penting sakitnya bisa hilang. Kemudian susterpun datang dan terjadi akward moment, kata susternya dia mau memberi obat anti nyeri, pikir saya akan di suntik, tapi ternyata kata suster ini di masukan lewat anus…..ya ampun…dan susternya yang masukin, btw susternya masih muda dan cantik…aduh rasanya malu saya. Setelah pemberian obat nyeri, tak lama datang suster lain dan memindahkan saya ke kursi roda, kemudian saya di bawa ke Ruang operasi di lantai 2, pertama saya masuk kedalam sebuah ruang untuk ganti baju, saya melepaskan semua pakian saya dan mengganti dengan baju operasi,kemudian kuping saya di ambil darahnya, katanya untuk memastikan kembali kalau tubuh saya siap untuk di bedah, dan saat yang mendebarkan pun tiba, saya masuk ruang operasi, dengan lampu2 persisi seperti yang ada dalam TV, dan kemudian saya di rebahkan, di atas kasur yang bisa di atur posisinya dengan tombol2, ada beberapa dokter dan suster dalam ruang operasi, ada salah satu dokter yang mengajak bincang2 sedikit, mungkin untuk menghilangkan ketegangan yang terpancar dari muka saya hehe. Saya kemudian di suruh bungkuk di atas kasur, dan jangan banyak bergerak, sampai tiba2,,,sllepppp aaahhhh saya di suntik persis di antara tulang belakang saya….sampai kira2 1 menit saya baru tiduran lagi, dan sesaat kemudian kaki saya kesemutan, dan dokter mulai memberishkan perut saya dengan dengan cairan dingin, saya sudah mulai mati rasa separuh badan saya, dari bawah dada sampai kaki.

setelah itu, saya juga merasakan badan saya terasa sangat dingin, sampai menggigil dan dokter pun memberikan suntikan obat, yang katanya bisa membuat saya tidak merasakan dingin,,,,heheh entahlah dokternya bercanda atau gak, tapi memang benar sih, berapa menit setelah itu, saya tidak merasakan dingin yang ada saya mengantuk, dan saya pun tidur, antara sadar dan tidak, saya masih bisa mendengar dokter ngobrol sembari membedah perut saya, dan operasi pun selesai dini hari, dan saya pun di antar kembali ke kamar perawatan, dan tertidur sampai subuh.

saat pukul 4 pagi saya terbangun dan merasakan sedikit sakit pada perut saya, oh ya seluruh bagian tubuh bawah saya masih belum bisa di gerakan, sepertinya efek bius masih berasa, hanya jari jari kaki yang bisa sedikit di gerakan, hahah aneh rasanya. menjelang pukul 6 pagi, saya mulai bisa merasakan kaki saya, di iringi rasa sakit bekas bedah yang mulai berasa nyut-nyutan…ahhh ya Allah, rasa sakitnya sama seperti saya merasakan sakit usus buntu, huhuhuhu…..rasanya pengen di bius lagi hehehe, dan saat pagi pun, suster datang dan menyuntikan obat pereda nyeri dan antibiotik, namun kata suster saya belum bisa makan dan minum sampai  saya kentut  hahaha agak kaget sih dengernya tapi ya sudah saya nurut aja. iseng saya gugling kenapa harus nunggu kentut, jadi katanya saat saya di bius, organ dalam perut saya juga terkena efeknya, alhasil belum bisa memproses makanan dan minuman, dan salah satu tanda organ dalam perut saya sudah berfungsi adalah kentut,,,hahah iya juga sih..well saya pun akhirnya menunggu kentut datang, rasanya aneh juga sih, baru kali ini kentut di tungguin……

jam 12 siang saya masih belum kentut, dan mulai panik, saat suster datang pun saya menanyakan, dan setelah itu suster mengatakan gak pa pa minum dan makan, tapi sedikit dulu, karena katanya sudah lewat dari 12 jam lebih, ahh sukurlah, akhirnya saya mulai minum dan makan dikit2, kemudian saat maghrib pun saya baru merasakan kentut, hahah senang rasanya, berarti pencernaan saya sudah pulih, oke saya singkat cerita, hari kedua setelah operasi luka bekas operasi masih terasa sakit, dan malam nya terasa sangat sakit sampai saya tidak bisa tidur, kata suster tahap setelah operasi adalah mobilisasi, artinya mulai belajar bergerak, duduk dan berjalan. dan hari ketiga saya sudah mulai belajar duduk dan berjalan, walau masih terasa sakit, ohh ya ada satu hal yang lumayan menyiksa, tertawa dan bersin. hahaha jadi kalo teman datang menjenguk saya biasanya ngomong jangan bikin lawakan yang bikin saya ketawa kencang, karena sakit…hehehe

then, hari ke empat tepatnya hari minggu saya sudah di izinkan untuk pulang siang harinya, btw itu adalah hari pertama puasa, jadi pas pulang siang itu, jalana sepi banget, dan saya juga belum puasa.

saat sampai rumah, lega sih rasanya, cuma sedih gak bisa ikut puasa sampai 5 hari, btw saya cek lanjutan untuk periksa jahitan, dan Alhmdulillah gak ada masalah….

sekian

Get Lost in Singapore and Malaysia

Walapun Bakcpaker-an, perencanaan yang matang tetap jadi yang utama

Hallo kawan, jumpa lagi dengan artikel terbaru saya, kali ini tentang perjalanan saya ke Singapura dan Malaysia.

Oke, cerita berawal dari adanya tiket promo terbang ke singapura dengan harga 99rb, yang tetiba ditunjukan teman saya, yang ternyata sudah  booking. dan saya pun tertarik untuk booking juga, alhasil tiket PP pun terbeli dengan total harga 562rb ( JKT -> SIN = 124rb , SIN -> JKT = 438rb ) belum termasuk airport tax bandara di jakarta 150rb dan penerbangan ini tanpa bagasi.

beberapa minggu mejelang keberangkatan kita galau, mau ke USS atau meu sekaligus menyambangi malaysia. akhirnya malam sebelum keberangkatan di dalam sebuah kamar kost yang sempit, terbentuklah senuah keputusan penting hahaha….kita memutuskan untuk pergi ke malaysia dan mencoret kunjungan ke Universal Studio Songapore, sekaligus memesan hotel dan pesawat untuk ke Malaysia dengan harga ( 300rb ).

Hari I Singapura – Malaysia

04:00 – 05:00 Pergi ke Bandara Soeta

Menggunakan Taksi patungan bertiga @ 30ribuan oh yan sebagi informasi, kita menggunakan mandala tiger kebrangkatan dari teminal 3, terminal paling baru dan paling bagus di soekarno Hatta, melawati pengecakn imigrasi di soekarno Hatta, FYI : pengecakan imigrasi ini berlaku untuk semua penerbangan internasional, pastikan tidak membawa narkoba ( ya iyalah ), kemudian jangan bawa benda cair atau gel lebih dari 100ml, dan lain-lain. dan yang masuk kabin pun di batasi, info lebih lanjut dapat di baca disini

05:25 – 08:15 Terbang ke Singapura

nothin special ( just sleep and listen to the music )

08:15 – Sore

saat sampai Bandara Changi  kita kebingungan, yang pasti begitu nemu tempat minum gratis kita langsung minum dan mengisi botol mingum yang memang sengaja sudah di siapkan.

setelah puas minum dan mengisi air kita melanjutkan kebingungan kita di bandara terbaik di dunia ini, kita mencar-cari dimana tempat untuk mengisi imigrasi di changi, dan seperti ini lah form nya

cukup mudah kok mengisinya, selanjutanya ini akan di serahkan kepada petugas imigrasi berikut dengan paspornya, dan setelah melewati pengecekan imigrasi kita pun langsung menunju stasiun MRT changi airport, sekaligus mengagumi ke megahan bandar ini, ohh ya kita sempat bertemu orang indonesia, dia menyarankan untuk tidak membeli SIngapore Tourist Pass, tapi untuk membeli tiket secara manual saja, tapi setelah di pikir-pikir, karena kita semua buta tentang singapura, akhirnya lebih memilih beli STP ini, harganya 30$ dan berlaku untuk 3 hari, setelah 3 hari kita bisa refund dan akan mendapatkan 10$, ok selanjutnya kita meniaiki MRT menuju tanah merah, ini adalah interchange station dari bandar menuju pusat kota singapura. ini petanya dan kartu STP nya, kartu STP ini berlaku untuk MRT dan bus dengan logo SBS Transit

1965542_10201888158274446_735671121_o

setelah dari tanah merah kita langsung menuju stasiun raffles place, di sini dekat ke arah patung merlion yang menjadi ikon singapura, kami menghabiskan waktu sampai siang untuk melihat merlion yang sedang nyembur air itu, hehehe, dan disini  juga penuh dengan turis dan turis dari indonesia termasuk yang paling mendominasi, jadi kita akan sering mendengar orang-orang berbahasa indonesia,,,heheh jadi berasa masih di jakarta.

di sini karena kita sampai agak siang dan mulai haus kita bertemu dengan tukang es krim yang menjual dengan harga 1$ tapi mau menerima uang rupiah, kita pun mebayra dengan rupiah, lagi-lagi gak berasa di luar negerinya hahaha tak apalah….ini nih penampakan tukang es krimnya yang pake baju putih…wkwkwkwk.

DSCN4232

 selain itu kita juga sempat poto-poto dan makan siang dengan ikan teri dan nasi yang kita bawa dari jakarta, kita makan di taman dekat dengan stasiun MRT Raflles kebetulan ada meja tempat untuk makan di tengah taman, nyaman sekali singapura hehe, setalh makan siang kita melanjutkan perjalanan ke Bugis, dan disini kita sempat membeli jus seharga 1$ ( sama lah dengan harga di jakarta 9000an ) kemudian kita juga sholat di masjid terbesar di singapura. yang terletak di arab street, tidak jauh dari bugis, cukup dengan berjalan kaki di trotoar singapura yang nyaman luas dan bersih.

1617999_10201888155834385_1850695310_o

setelah kita menjamak sholat zuhur dan ashar, kita melanjutkan perjalanan kita ke marina bay, di sini kita mau melihat garden by the bay, berikut photo-photonya, disini kita masuk kedalam mall dan mencari jalan keluar ke arah garden by the bay, biar photo aja yah yang menjelaskan seperti apa di sana

1548187_10201888156994414_1084976944_o 1957942_10201888156594404_128282701_oyah  ini semacam kebun yang di tata dengan rapi, nothing special sih menurut saya…saya malah lebih tertarik menyaksikan kemegahan hotel marina bay sands ketimbang taman-tamannya itu, setelah dari situ kita menuju bandara changi lagi untuk perjalan berikutnya ke kuala lumpur. kita sampai di KLIA ( kuala lumpur international airport pukul 8an, dan langsung naik bis menuju KL Sentral yang merupakan terminal pusat di kuala lumpur dari sini terintegrasi dengan transportasi MRT dll, oh ya  teman kami seorang malaysian tengah menunggu kami di KL Sentral, dgn tiket bus seharga 8  RM kalau tidak salah 😀 , oh ya perjalan dari KLIA ke  KL Sentral cukup lama, kira-kira 1 jam. setelah bertemu kita di antar dengan kereta teman kami ( hahaha di malaysia sebut kereta = mobil ) ke temap kerja suaminya di hardrock cafe kuala lumpur, kita pun di suguhkan makanan dan minuman  di sini dan juga di kasih kaos Hard Rock dengan harga yang lumayan karena kebetulan teman kami adalah seorang manager di hardrock cafenya  ( betapa beruntungnya kami hahah bisa menghemat banyak ), kami makan burger dan kentang dalam porsi besar, saya dan azzam gak abis, ga kuat makan burger sebanyak itu, cuma fadhli aja yang menyisakan sedikit…hahaha, setelah lewat jam 2 pagi, kita menuju rumah teman kami, yang ternyata jaraknya jauh sangat……di daerah shah alam 2, kira2 1 jam dari pusat kota ……begitu sampai di rumahnya, kami langsung tepar di kasur yang telah di siapkan di ruang keluarganya……hoooaammm..

Hari 2 Malaysia – Singapura

hahaha…aneh ya dalam 2 hari bolak balik singapura malaysia, ini sebenranya sebuah kesalahan, seharusnya walaupun backpaker-an, perencanaan yang matang tetap jadi yang utama. oke jadi ketika kita bangun pagi, kita langsung mandi dan melanjutkan perjalan ke batu caves, dari shah alam kira2 1 jam, begitu sampai batu caves kita di ajak makan lagi di restoran india, setelah itu  saya,fadli dan azzam melanjutkan dengan melihat-lihat kuil hindu yang jadi tempat wisata ini, berikut penampakannya

1780103_10201888152834310_1452882450_o

oke setelah puas melihat-lihat batu caves dan mengambil gambar, kita melanjutkan perjalanan ke KLCC atau petronas, di sini kita sampai jam 11an dan ini adalah waktu yang kurang pas untuk datang, saran saya datang lah ke sini sore karena arah matahari nya pas sehingga poto tidak back light, saya sempat melihat suasanan jam makan siang di Kuala lumpur, tidak terlalu beda jauh dengan jakarta kok, bedanya di lebih rapi aja dari pada jakarta..harganya kaki limanya pun relatif sama dengan di jakarta. setelah puas di KLCC kita di antar menuju stasion bus di KL, ( ya ampun udah kayak orang bener aja ini, ke KL cuma beberapa jam ), kita naik bis dari KL ke Singapura dengan harga tike 43RM atau sekitar 150rb an, perjalanan KL- SIN kira2 5 jam ,dan bisnya sangat nyaman. sepanjang perjalan suasana tol nya kira kana pohon kelapa sawit, dan yang agak aneh itu, ternyata di malaysia motor boleh lewat tol….ckckck… kalo jakarta atau indonesia kayak gini,,,udah kecelakaan dimana-mana nih.

20140217_145542

pukul 7:30 malam ( walaupun langit masih terang ) kita sampai di SIN lagi, dan saat imigrasi saya sempat di tanya menggunakan narkoba atau nggak,,,hahaha mungkin karena mata saya keliatan gele kali jadi ditanya-tanya. pemeriksaan imigrasi lewat jalur darat tidak terlalu berbeda dgn di bandara.

setelah sampai di woodlands, kita menaiki bus gratis dengan STP kita menuju stasiun MRT yang di lanjutkan menuju marina bay untuk melihat patung merlion saat malam hari. berikut penampakannya. ohh ya ternyata saat malam hari marina by sands ada semacam pertunjukan laser dan air mancur…..

20140217_213110setelah itu kita kembali ke hotel dan istirahat, kita menginap di sekitar little india, di grand C hotel,

Hari 3 Singapura

Jam 8 pagi, setelah cuci muka, kita keluar hotel dan jalan kaki ke mustafa center, untuk membeli oleh2, oh ya mustafa center ini merupakan pusat perbelanjaan 24 jam, saya membeli gantungan dan coklat disini, setelah puas belanja, kita mencari sarapan, saya sempat kebingungan mencari tempat makan, akhirnya terpelihlah sebuah restoran india,,,,dan disini ada kejadian yang lumayan bikin saya jengkel, jadi saya memesan nasi goreng ikan, tapi yang di antar nasi goreng seafood trus saya pesan minum teh biasa, malah di anterin teh tarik, dan setelah cek di menu ternyata teh biasa di beri nama tea O yang artinya Original….haha, ini pasti gegara saya pesan makan pake bahasa indonesia ke orang india….sudahlah 6$ melayang tanpa kepuasan.

selesai sarapan kita mandi, dan check out hotel, dan membawa tas berat untuk menuju china town, dan disini saya kesal lagi….ternyata di china town harga gantungan lebih murah banget……pake banget yah dari pada di mustafa center…..aagggrrhhhh, mana saya beli lumayan banyak lagi dari mustafa center…..huhuhu.

lanjut ke bugis untuk cari makan siang + sore dan lanjut ke bandara untuk pulang dan refund STP kita….

udah yah cape juga nulisnya,,,,lagi pula kalo kepanjangan nanti males bacanya,,,,saya kasih tips aja yah tentang perjalanan ngebolang saya di Singapura dan Malaysia.

  • Bawalah tempat minum kosong dari jakarta, dan saat sampai bandara changi, langsung isi penuh di tempat minum umum.
  • Beli tiket Singapore Tourist Pass, kalo emang kamu gak punya jadwal yang jelas dan baru pertama ke singapura. harganya 30$ untuk 3 hari, 10$ nya bisa di refund di hari ketiga, STP bisa untuk Bis dan MRT gratis selama 3 hari.
  • Kalau mau ke marina bay, waktu yang paling pas untuk photo2  adalah sore hari.
  • Beli Coklat di Mustafa Center, beli gantungan kaos Dll di China town.
  • jangan malu bertanya.

see ya……….

impian saya masih tetap rinjani….untuk gunung

Kanada  untuk fenomena alam Aurora

Jerusalem untuk sejarah

Mekkah dan Madinah untuk Islam

Swiss atau selandia baru untuk keindahan alam

licik….modus tukang tambal ban nakal

ini sebenarnya kejadian udah lama, cuma lagi mau posting aja dan berbagi kepada saudara saudara ku sebangsa dan sedunia, jadi ini yang akan saya share adalah pengalaman di curangi sama tukang tambal ban nakal.

awal cerita saya baru saja  mau pulang dari kantor sekitar pukul 8 malam, ketika sampai basment saya langsung panaskan mesin, pasang earphone, dan ketika saya menrik gas…..deemmmmmm…..!!!!! ban motor saya kempes…..agggrhhhh kesal rasanya.

saya keluar parkiran dan di kasih info kalau di dekat kantor ada tukang tambal ban yang 24 jam katanya, akhirnya saya tuntun motor saya ke sana, dan setelah menuntun motor dengan ter engah-engah sampailah saya di tukang tambal ban itu, langsung saja saya minta si abang untuk tambal ban saya, setelah itu si abang langsung mengambil peralatan dan membongkar ban saya, naaahhh disini lah salah saya, saya tidak menaruh curiga sedikit pun…saat proses pembongkaran ban, karena saya memesan minuman, karena menurut info, disini lah proses kecurangan di mulai, benar saja, sesaat setelah membongkar tetiba si abang memberitahu kalau ban saya banyak yang bolong dan harus di ganti ban dalamnya, saya dari sini mulai curiga, dan ketika saya tanya berapa harganya, si abang sialan langsung bilang 50ribu…..siaall, ini orang kok nyari rejekinya parah amat sih….gak berkah tau gerutu saya dalam hati, saya pun coba menawar dengan harga 30ribu, tapi gak di kasih….dia mentog di harga 45ribu….dalam hati dari pada harus mengeluarkan uang 50ribu untuk tukang tambal ban licik itu lebih baik saya batalkan tambal bannya, akhirnya saya batalkan dan meminta kepada abangnya agar di pasang lagi ban saya…..nah di sini dia mulai beraksi lagi., jadi mungkin karena di kesal gagal jual ban merek cina dengan harga eropa…dia memasang ban saya dengan kasar yang membuat velg ban saya lecet parahnya …..kammmffreeettttt.. lagi lagi gw gak merhatiin dia pas masang ban saya lagi, karena saya lagi bayar minuman yang tadi saya pesan, saya baru tahunya di rumah……kamfreettttt. saya membayar jasa dia untuk bongkar pasang ban saya walau cuma 4ribu.

dan saya pun kembali menuntun motor saya ke kantor….dan di parkir lagi, saya pun pulang naik busway…….dan besoknya saya kekantor bawa ban dalam merek bagus dengan harga cuma 25ribu. dan meminta jasa tukan tambal ban lain esok paginya dan mebayar uang 10ribu untuk jasanya..

pelajaran :

1. Rajin ber amal ( mungkin saya kurang amal )

2. Kalau ke tukang tambal ban malam-malam, perhatikan saat si tukang tambal ban membongkar ban nya, karena di sini biasanya dia memulai aksinya

3. kalau ada rejeki pasang ban tubeless, dan atau selalu siaga ban dalam.

sekaian semoga bermanfaat.

Menikmati Jakarta dengan Sepeda

Jakarta……

Ibu kota Indonesia yang kalau di media massa paling sering di angkat tentang segudang masalahnya, yah memang itu realita, tapi mari sejenak kita lupakan segala kekurangan kota yang telah menghidupi dan membunuhi penduduknya ( entah kata “membunuhi” ada atau tidak dalam kamus heheh ), biarkan kali ini saya menunjukan kepada warga dunia maya akan indahnya jakarta.

Kali ini saya ingin membagi beberapa photo yang saya ambil selama saya menikmati sepeda di Jakarta, berawal dari tahun 2010 ketika sepeda baru mulai booming lagi, saya tertarik untuk mencoba bike2work, demmmm saya jatuh cinta pada kendaraan roda dua ini, entah kenapa saya menikmati setiap gowesan kaki saya, rasanya maknyoss, lah ini saya jadi gagal fokus ini, kenapa cerita tantang saya, oke back to topic, Jakarta sebenarnya asik loh di nikmati dari sepeda karena ada beberapa tempat dan momen yang gak bisa kita nikmati dengan motor atau mobil, mungkin kita sering mendengar Car Free day (CFD) atau Hari Bebas kendaraan bermotor yang di adakan setiap minggu pagi hingga siang di jalur sudirman-thamrin, itu adalah salah satu cara menikmati indahnya kota jakarta, karena saat CFD kita bisa bersama-sama ribuan warga jakarta berolahraga di jalan yang tertata rapi dengan pemandangan gedung-gedung pencakar langit, 3 Bunderan air mancur ( Bunderan Senayan,Hotel Indonesia dan Bank Indonesia) beserta patung-patung pahlawan.

Selain menikmati CFD, dengan sepeda kita juga bisa menghampiri beberapa taman cantik yang ada di Jakarta tanpa pusing parkir kendaraan, karena dengan sepeda kita bisa merangsek masuk ke area tamannya, dan rasakanlah kesejukan taman dengan pepohonan yang rindang serta udara yang penuh oksigen.

saya mendambakan suatu saat nanti jakarta punya jalur sepeda yang banyak, dan warganya lebih memilih bersepeda untuk berpergian, tentunya dengan udara dan jalan yang lebih bersih dari debu dan polusi lainnya.

udah yah dari pada kebanyakan ngemeng, mending photo saya saja yang bercerita, karena katanya photo bisa lebih banyak bicara…aseeekk.

enjoy jakarta, enjoy gowes and enjoy your life….see yaa 😉

HP Berenang, Sertifikasi IP67 dan Keajaiban Beras

saya bikin tulisan ini karena aja baru dapet insiden, jadi Handphone saya motorola Defy XT535 yangmempunyai kemampuan waterprof, ini saya ajak berenang  sampai ainya masuk kedalam layar dan akhirnya touchscreen tidak berfungsi dan layar bercak air, awalnya saya kaget, padahal sebelumnya saya pernah bawa berenang tapi tidak apa2, dan selidik punya selidik, ternyata saya terlalu lama membawa berenang HP saya, padahal menurut sertifikasi yang di miliki HP saya (IP67) hanya mampu bertahan selama 30 menit dan kedalaman maksilmal 1 meter, hahaha…pantes aja dia jebol.

Dari kejadian tersebut akhirnya saya dapet pengalaman dan pengetahuan baru, yaitu fungsi beras sebagai penyelamat HP basah dan juga pengetahuan tentang standarisasi perngkat outdoor. saya mau cerita tentang cara mengeringkan HP nya dulu yah…
oke jadi waktu saya tahu HP saya basah dan layarnya ngehang, saya langsung melepas baterai, ini penting untuk mencegah kerusakan yang lebih parah. nah setelah itu saya kepret-kepretkan <= aduh bingung bahasanya hhehehe, pokoknya hp nya saya langsung keluarkan sisa-sisa airnya. setelah itu siapkann beras yah dan taruh dalam wadah tertutup, kemudian kubur HP nya dalam beras dan tutup wadahnya, waktu itu HP saya  di kubur sampai 2 hari. dan walah berasnya jadi nasi goreng….hahaha… dan akhirnya Touchscreen saya berfungsi dan bercak air sedikit menghilang. dan itulah kehebatan beras yang baru saya tahu, dia punya fungsi menyerap kelembaban.

 

next, saya mau cerita tentang standarisasi perangkat outdoor, jadi HP saya ini mempunyai sertifikasi IP67, kalo kamu coba liat beberapa jenis Handphone yang jualannya pake embel2 antiair, pasti akan melihat kode seperti IP57, IP67 dan lain-lain.

sertifikasi IP ini adalah sertifikasi yang di keluarkan oleh IEC (  International Electrotechnical Commission  ) memiliki kepanjangan Ingress Protection. dalam pengkodean standart IP ada maksudnya, jadi 2 digit angka itu mempunyai maksud yang dapat dilihat di bawah ini :

Karakter pertama

Protection Index – First Character: Solids
0 = No special protection
1 = Protected against solid objects 50> mm in diameter (ie: hand contact)
2 = Protected against solid objects 12> mm in diameter (ie: fingers)
3 = Protected against solid objects 2.5> mm in diameter(ie: tools, wires)
4 = Protected against solid objects 1 mm in diameter (ie: small tools, small wires)
5 = Dust Protected (no harmful deposits)
6 = Dust Tight (no deposits)

 

Karakter kedua

Protection Index – Second Character: Liquids
0 = No special protection
1 = Protected against vertical dripping water (kondensasi)
2 = Protected against dripping water when tilted 15 degrees on either side
3 = Protected against rain up to 60 degrees vertical
4 = Protected against any water jet, any direction
5 = Protected against water jet with nozzle
6 = Protected against incoming water similar to sea waves
7 = Protected against the effects of immersion (Tahan efek dicelupkan ke air)
8 = Protected against submersion (tahan terendam dalam air)

nah jadi HP saya yang memiliki standart IP67, sebenrnya hanya boleh di celupkan di dalam air, entahlah bagaimana definisi celup menurut mereka, yang pasti kalo angka terakhirnya belum 8 jangan terlalu gagabah yah…..hehe

Singkong, Ikan krismon dan Reformasi

hari ini saya membaca salah satu berita di halaman depan kompas, yang isinya tentang revisi pertumbuhan ekonomi indonesia oleh bank dunia, dan beberapa hari yang lalu saya juga membaca tentang defisit belanja indonesia yang semakin tinggi, dan hari ini juga ada berita tentang demonstrasi besar-besaran di mesir menuntut presiden nya turun,
well akhirnya saya jadi teringat akan peristiwa yang terjadi tahun 98′ , saya masih duduk di bangku kelas 5 SD, saat itu saya baru saja di belikan nintendo yang merupakan konsol game impian, hehe.dan yang paling saya ingat saat itu, saya sedang bermain game mortal combat bersama kaka saya, sekitar pukul 2 siang, sampai akhirnya ibu saya menyuruh saya untuk berhenti bermain game, karena ada pembakaran pom bensin di daerah cililitan, yang letaknya tak jauh dari tempat tinggal kita, ibu saya khawatir kerusuhan akan berlanjut ke jalan di depan gang rumah kita, saya masih ingat saat itu banyak warga di pemukiman kita yang keluar rumah untuk memastikan tidak ada pergerakan masa ke arah kita dan terlihat ekspresi kekhawatiran pada wajah ibu saya dan juga yang lainnya, sebagai bocah SD saya tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi, tapi yang pasti saat itu saya banyak mendengar cerita tentang swalayan yang di bakar dan penjarahan juga orang-orang yang terbakar dalam gedung dan benar saja di begitu saya melihat berita di TV, saya melihat mahasiswa menguasai gedung berwarna hijau, kemudian mayat-mayat yang gosong terbakar di hampir setiap gedung swalayan, dan lagu yang saya ingat saat itu adalah lagu yang di nyanyikan para mahasiswa, “Reformasi…..reformasi…..reformasi…sampai mati” kemudian berita tentang mundurnya pak soeharto yang di sambut gembira oleh seluruh rakyat.

setelah peristiwa itu, yang saya ingat adalah ibu saya sangat susah untuk berbelanja kebutuhan warteg nya, dan kalaupun ada harganya mahal sekali, dan di sekolah guru menanyakan siapa yang orang tua nya terkena PHK kepada semua murid di kelas, dan saya ingat sekali, hampir seluruh kelas mengacungkan tangan, saya tidak termasuk yang mengacungkan tangan, karena kebetulan orang tua saya adalah pemilik warteg, keadaan berikutnya ialah, suasana hari hari berikutnya terasa sangat sepi, tidak terlalu banyak pedagang dan orang yang lalu lalang seperti biasanya, dan warteg ibu saya pun juga sepi, bayangkan saja, biasanya ibu saya menjual berbagai macam lauk, mulai dari daging sapi, ikan, ayam, telur, kerang, usus, dan menu enak lainnya, tiba-tiba menghilang, hanya menjual sayur, tempe dan tahu, karena tidak ada yang berani membeli makanan “mewah” itu, semuanya mendadak hidup prihatin, termasuk keluarga kita. namun di balik semua kesedihan yang menimpa segenap rakyat endonesia, Allah S.W.T masih tetap sayang pada rakyat indonesia, saya ingat sekali saat jaman yang di sebut “krismon” itu, ada ikan dengan gizi yang tinggi yang di jajakan dengan harga murah, atau murah sekali, dan namamnya itu ikan krismon dan selidik punya selidik ternyata ikan krismon itu adalah ikan tembang, saat itu ikan krismon benar benar berlimpah dan menjadi andalan keluarga indonesia untuk memenuhi kebutuhan gizi, rasanya pun lezat. dan salah satu yang menjadi cerita dalam jaman krismon, singkong, yup…singkong adalah salah satu sumber karbohidrat yang membuat perut kenyang, menjadi sangat populer, bahkan ada penjual singkong keliling yang membawa berkilo-kilo singkong dan langsung habis di borong kurang dari sejam, kemudian tetangga ibu saya di kampung menjual getuk ( salah satu olahan singkong ) dan tentu saja tidak kalah laris dari singkongnya itu sendiri sangking larisnya dia bisa membangun rumah mewah di saat orang lain sedang berjuang melawan krisis.

itulah beberapa momen yang saya ingat dalam masa krismon versi saya, yang pasti saat itu semua rakyat indonesia mendapat berbagai macam ilmu, mulai dari ilmu berwiraswasta, ber hemat ria, tertawa dalam sengsara, dan perkuat doa di kala sengsara.
dan semoga indikator ekonomi yang menunjukan tanda-tanda bahaya tidak membawa negara kita tercinta ini kedalam jaman “krismon”, biarlah ikan “krismon” dan singkong tidak lagi mencapai kepopuleran karena keprihatinan. Amin

Menelusuri Gua “Siluman” di Sukabumi

Assalamualaikum,

Sudah lama rasanya saya tidak menuliskan pengalaman perjalanan saya, sebenernya dari artikel saya terakhir ke Makassar ada beberapa perjalanan yang saya jalani namun tidak saya ceritakan karena malas dan informasi yang saya ingat tidak terlalu banyak, diantaranya Main ke Bandung dan tangkuban perahu, ke bukit gundaling di Medan,main ke Semarang dan Jogja, gowes offroad ke Rindu Alam, Gunung Pantjar dan hutan kota UI, Outing Kantor ke Garut ( River Tubing, Flyingfox dll ), Hiking lagi ke Gunung Gede.

Nah kebetulan cerita yang akan saya bagikan kali ini merupakan cerita penelusuran goa buniayu yang ada di sukabumi, dengan mengucap Alhamdulillah karena saya sudah di beri kesempatan oleh Allah untuk melihat salah satu kebesaran dan kesempurnaanya dalam menciptakan Bumi tempat tinggal kita, dan juga dengan mengucapkan bismillah maka cerita saya di mulai dari paragraf berikutnya.

Caving kali ini sebenarnya adalah pengganti dari gagalnya rencana hiking ke gunung papandayan, dan akhirnya kita memutuskan untuk pergi ke goa buniayu pada tanggal 1 – 2 Juni 2013, dan kali ini kita kedatangan korban baru, Hendra Doyox haha, tapi sayangnya Syuman dan Fikri tidak ikut. Alhasil perjalanan Batara Adventure Team kali ini ber enam, Saya, Sandy, Jailani, Revo, Hendra, dan Dani.

Gua Buniayu sebuah gua wisata yang cukup terkenal di Sukabumi , Gua ini mudah dicapai, setelah sampai di Sukabumi anda bisa langsung menuju ke arah Segaraanten. Setelah sampai di Nyalindung ada akan menemui pertigaan ke arah Nyalindung dan Segaranten, anda harus memilih jalur Segaraanten. Setelah sekitar 1.5 km, ada akan sampai di pintu gerbang Gua Buniayu. Dari pintu gerbang masuk sekitar 500 meter dan sampailah di lokasi wisata Gua Buniayu. Perjalanan kita kali ini sudah di rencanakan untuk menyewa mobil dan jasa supirnya sekalian, karena kita gak sanggup bayar satu-satunya anggota team yang bisa nyetir mobil..hehehe, perjalanan di mulai dari meeting point di PGC, sekitar jam 8:30 malam kita mulai jalan dan sampai di lokasi pukul 03:00,  Alhamdulillah perjalanan kita sedikit terjebak macet karena ada perbaikan jalan di jalan sukabumi selepas dari pertigaan ciawi yang sudah pasti macet kalau malam minggu.

Meeting Point PGC
Meeting Point PGC
IMG-20130603-WA0013
Sampai depan basecamp pukul 03:00
IMG-20130603-WA0004
Mengisi Perut yang dangdutan

Setelah sampai basecamp kita langsung masuk ke dalam salah satu bale , yang ukurannya cukup luas dengan TV, Listrik ( ya iyalah, kan ada tv nya ) dan juga selimut dan bantal, Pengelola sendiri memang menyiapkan beberapa bale yang cukup nyaman untuk beristirahat, dengan biaya sewa yang murah, ( insya Allah ), setelah kita beristirahat di bale kita pun langsung menyiapkan makan, saya membuka 3 bungkus nasi yang di padatkan oleh emak saya tersayang, ( emak,Amat sayang emak :* ) dan juga tempe orak arik campur teri, sementara sandy langsung masak air dan sosis ( pengelola tidak menyediakan kompor ,kita memang membawa nesting dan parafin), acara berikutnya makan dan tidur.

Pukul 6:00 kita bersiap-siap untuk memulai, kita sarapan mie dan sosis ala kita sendiri, kemudian kita menggunakan pakaian yg sudah di sediakan pengelola, mirip baju naruto haha.. oh iya kita juga memakai helm dan sepatu boots, untuk headlamp tidak di sediakan jadi kita punya masing2, dan akhirnya kita rapih….dan langsung ke sesi poto2 ( sesi yang lumayan penting hahaha ) dan kemudian kita pun di giring guide yang akan membawa kita ke pintu gua yang jaraknya beberapa puluh meter dari basecamp.

IMG-20130602-WA0016
Nyarap
IMG-20130603-WA0005
Bersiap
IMG-20130603-WA0024
We Are Ready
IMG-20130602-WA0007
Menuju Goa
DSC_0112
Celah untuk masuk goa

dan saat yg di tunggu pun tiba, yup kita sudah ada di pintu gua, saat di depan pintu gua kita berdoa untuk kelancaran aktifitas kita, oh ya untuk mencapai ke dalam gua ini kita harus rapling sekitar 18meteran, kalo di tanya perasaan…waduh rasanya campur aduk, antara takut dan penasaran. tapi kayaknya rasa penasaran lebih dominan, dan wala….akhirnya saya ada di dalam gua, Subahanallah, takjub rasanya seperti  melihat sebuah aula besar yang cantik dengan stalagmit sebagai ukiran alam yang indah dan juga dari celah tempat kita masuk,ada sinar matahari merangsek dengan anggun ke dalam aula itu, bagaikan sebuah tata cahaya yg indah ( waduh….kayaknya gw berbakat bikin puisi ini ) hahaha….ok cukup. sekarang kita semua sudah sampai di dalam gua, headlamp kita sudah on dan sang guide pun sudah siap dgn cahaya dari karbit, selain untuk penerangan, pembakaran karbit ini untuk memastikan adanya oksigen #noted.

DSC_0127
Rafling saat masuk gua
IMG-20130603-WA0027
Feel the Dark
IMG-20130603-WA0030
mirip wortel

perjalanan menelusuri gua pun di mulai pukul 8:30, kondisi di dalam gua selama perjalanan kita jalannya berair di awal perjalanan dan kadang ada aliran air yang cukup dalam sekitar 1 meter dan sedikit berarus, dan yang saya pikir bakal terasa pengap itu salah, karena saya tidak merasa pengap sama sekali, kemudian kita di dalam bakal di suguhkan pemandangan stalagmit yang cantik dan beberapa menyerupai bentuk yg unik, dan yg paling unik itu yg berbentuk penis ( pasti jadi objek poto ini, haha ), ada juga lubang-lubang antah berantah yg menurut saya sangat misterius dan membuat imajinasi melayang menerka-nerka apa yg ada di dalam situ, selain itu sang guide memberi tahu segala macam tentang gua ini, berikut beberapa yg masih saya ingat.

  1. lubang masuk gua sebelum gempa sukabumi tahun 2009 ( kalo ga salah ) tidak vertikal, namun setelah gempa jadi vertikal, tapi justru itu jadi daya tarik.
  2. stalagmit tumbuh 1 mili / tahun, so tangan jangan usil matahin stalagmit yah
  3. gua ini di temukan pertama kali oleh orang perancis ( versi sejarah ) namun sebenarnya yang pertama masuk adalah seorang bugis bernama daeng.
  4. air yang menetes dari atas gua itu air yang merembes dan butuh waktu 1 tahun untu sampai di dalam gua *harus bilang wow yah dan katanya airnya bisa bikin awet muda, saya sempat icip2
  5. di perkirakan dahulu gua ini adalah lautan purba, karena ada udang ( entahlah )

selain pelajaran itu, kita juga di ajak untuk merasakan kegelapan total yang gelapnya 3x lebih gelap dari gelap di permukaan dan juga merasakan suara di dalam gua, amazing lah..

DSC_0154
Penjelasaan aa guide
DSC_0148
haha….
DSC_0139
catatan seorang bugis saat pertama masuk gua ini

oh iya selama caving ini kita bukan hanya berjalan tapi juga merunduk, merambat, memanjat, dan menjelang akhir penelusuran kita bakal melewati jalan yang berlumpur, dan inilah yang paling menguras energi tapi tetep seru, karena kita sibuk bantu teman yang bootnya terjebak di lumpur.

dan taraaa…kita akhirnya sampai di ujung gua pukul 11an, kita keluar di hutan jati dengan kondisi baju dan muka yg berlumpur haha, kemudian kita di ajak menuju air terjun yang jaraknya 30 menit jalan kaki, di sini kita poto2, mandi dan bersih2 pakaian. dan kembali lagi ke basecamp yang ternyata jaraknya cukup jauh, 30 menit perjalanan. kemudian kita makan siang, mandi dan bersiap menuju jakarta. oh ya theme song kita selama caving itu begini “maju…..maju…..nankatsu….” haha

DSC_0203
Penuh Lumpur
mtf_lWLqf_103
ahh ini baru tombol F5 #Refresh

en de las bet not lis, mungkin ada yg bertanya kenapa saya kasih judul gua siluman. jadi menurut warga sekitar, kata buniayu itu berarti siluman, that’s it.

terima kasih besar untuk Allah krn di izinkan untuk melihat ciptaanMu yg begitu luar biasa, HP motorola defy XT ku yang tangguh ( saya bwa msuk gua dan berenang di air terjun ), emak yang bekelin makanan buat kita, pa subhan the driver, Pengelola goa buniayu, dan pastinya Sandy, Hendra, Jay, Revo dan Dani….kemana kita berikutnya???

untuk biaya yang di butuhkan sebesar : Rp 100.000/ orang

This slideshow requires JavaScript.

[Cerita] Laptop Jatuh, HDD Rusak dan proses recovery data

Beberapa hari sebelum kejadian ini, saya sempat berbincang dengan kaka saya tentang awetnya laptop axioo (*merek lokal) yang saya sudah pakai dari tahun 2011 ini, padahal pemakiannya cukup kasar…hahaha

dan hari naas itupun tiba, ketika ibu saya dengan baik hati membersihkan meja dimana laptop saya masih dalam posisi hidup, dan ibu saya tak sengaja menyenggol dan menjatuhkan laptop saya, begitu kata ibu saya.

dan ketika saya kembali menghidupkan laptop saya muncul lah pesan error “SMART Failure Predicted on Harddsik bla..bla..” saya lupa detailnya, tapi yang pasti saya tidak bisa masuk ke windows selain itu harddsik nya juga mengeluarkan bunyi “cekit…cekit…”. namun masih terdeteksi di BIOS.

ahhh…saya langsung teringat nasib photo2 traveling saya, games, film dan musik yang sudah susah payah saya simpan di laptop tanpa ada backupan datanya, haaghhh

saya akhirnya membokar Harddisk saya, dan membawa nya ke kantor, kebetulan saya kerja di divisi IT, jadi saya meminjam alat converter SATA to USB, dengan harapan dapat di deteksi dan saya bisa membackup datanya dengan software, nah tapi software apa yang akan saya pakai…?? ini dia yang akan saya share.

ketika saya menggunakan converter dan memasangkan pada komputer kantor, HDD terdetesi pada disk management, namun tidak terlihat pasrtisinya, kemudia saya mencoba menggunakan software easus data recovery wizzard, dan memang sudah hampir berhasil, tapi sayang tiba2 end process saat proses restore, saya coba berulang kali tetap sama..saya tidak menyerah, akhirnya saya googling software recovery terbaik dan bedasarkan referensi “http://data-recovery-software-review.toptenreviews.com/” saya mencoba salah satu software, bernama R-STudio dan Alhamdulillah,  data saya sudah bisa di selamatkan, penggunaanya pun mudah dan cepat ketimbang easus.

terima kasih tong f*ng, loh….loh….hahahha

sekian.

hack hati nurani…how come?

di awal januari ini, begitu banyak pengalaman yang membuat saya tambah bingung, entah apa yang ada dalam pikiran mereka dan apa yang terjadi dalam pikiran saya.

seperti kata seorang sahabat seperti ini kira-kira , sesuatu yang SALAH akan terasa BENAR dan akan dapat di terima oleh nurani ( yang katanya suara hati -paling bersih- ) jika kita memaksakan untuk menganggap itu BENAR, atau mungkin bisa di bilang mencoba meng-Hack otak sekaligus hati nurani dan saya rasa itu yang terjadi pada mereka dan hampir terjadi pada diri saya.

yang saya masih belum mengerti itu, bagaimana dan berapa lama mereka mencapai tahapan itu, dan sampai kapan mereka akan seperti itu.